Showing posts with label curcol nih. Show all posts
Showing posts with label curcol nih. Show all posts

Monday, May 9, 2011

down >> liat sekeliling >> bersyukur >> move on


Barusan gw abis ketemu temen, sesama mahasiswa rantau, asal Jakarta juga, temen mudik bareng gw. Kita berdua jarang ketemunya, padahal kita ngekos di satu komplek yang sama. Gw lebih sering ketemu dia cuma saat mau mudik ke Jakarta atau pas mau balik ke Jogja aja. Sore ini gw dipertemukan oleh Alloh sama dia (blaaaah bahasane ra nguati..). Karena lagi down pasca bimbingan sama dosen gw hari ini, gw seperti biasanya tanpa ba bi bu langsung curhat (atau ngeluh ??) tentang nasib skripsi gw yang jalannya lelet banget kayak siput lagi bunting bawa karung beras 5 kg.
Jadi dosen gw tuh bilang, klo bimbingan skripsi sama dia cukup seminggu sekali, hari senin aja. Gimana gw ga semakin benci sama yang namanya hari Senin klo kayak gini ceritanya. Kuliah semester ini gw cuma ngulang 1 mata kuliah aja, dan itu jadwalnya hari Senin. Jadi praktisnya, hari Senin otak gw harus disetting buat mikirin 2 cabang, antara skripsi dan kuliah, what a perfect day !!
Dan hari ini, gara-gara omongan dosen gw pas bimbingan tadi siang, gw jadi semakin galau tingkat dewa.
Gw      : Pak, mbok bimbingannya diperbanyak, jangan cuma hari Senin aja. (pasang muka melas)
Dosen  : Udah, satu kali seminggu cukup kok.
Gw      : Klo gitu kapan saya lulusnya Pak ? (pasang tampang lebih melas lagi)
Dosen  : Ya kapan-kapan.
Gw      : Yah Bapak mah gitu.. (langsung manyun)
Abis cerita sama temen gw tadi, panjang lebar, ngalor ngidul. Temen gw berbesar hati nasehatin gw, nyemangatin gw, memotivasi gw biar tetap semangat dan biar gw ga gampang nyerah gitu aja. Abis itu dia megang tangan gw kenceng banget..
Temen : Mbak, gw besok sidang pendadaran, jam 8, pengujinya killer, nguji anak D3 udah kayak nguji orang S2. (semakin kenceng megang tangan gw)
Gw      : Ya Alloh, kenapa lo ga bilang dari tadi ? Semangat ya ! Banyak doa, sholat hajat, minta kekuatan sama Alloh.
Temen : Iya Mbak. Doain gw yaa..
Gw      : Iya, semoga Alloh member kelancaran, kemudahan, keberuntungan dan kebarokahan buat pendadaran lo besok. Amiin.
Temen : Amiin..
Gw      : Gila ya, padahal lo punya masalah yang lebih berat dari gw, tapi gw malah ngeluh ini itu sama lo kayak tadi. Aduh, malu gw sama lo. Lo yang kuat ya, minta doa dari bonyok lo jangan lupa. Ayo semangat ! Lo punya Alloh ! Lo pasti bisa ! :D
Setelah ketemu temen gw itu, gw jadi mikir. Bener banget apa yang dibilang nyokap gw. Klo kita lagi kesusahan, jangan terlalu sibuk mengasihani diri sendiri, kita harus lihat sekeliling kita, pasti ada yang punya kesusahan yang lebih berat dari kita, dari situ kita bisa bersyukur dan tergugah untuk move on. Jadi ga berlama-lama terpuruk gitu aja.
Saat gw lagi down (baca : terguncang karena suatu musibah besar dalam hidup gw), nyokap pernah bilang gini :
“Klo semua yang kita inginkan harus kita miliki, dari mana kita belajar keikhlasan ? Klo semua yang kita mau harus terpenuhi, dari mana kita belajar kesabaran ? Klo setiap doa kita langsung dikabulkan oleh Alloh dari mana kita memaksimalkan kemampuan yang diberikan pada kita ? Klo kehidupan kita selalu bahagia, dari mana kita dapat mengenal Alloh lebih dekat ? Kita harus tetap yakin bahwa segala kententuanNya adalah yang terbaik untuk kita. Dia adalah dzat Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang pada makhlukNya. Inget itu ! :)”

Thursday, August 19, 2010

Dear My Password’s Notebook


Ga terasa udah 2 tahun lebih aja ya gw kayak gini terus, selalu “setia” (atau stuck ?!) sama kamu. Nutup hati buat yang lain, ga bakalan dibuka buat siapa pun juga kecuali kamu. Padahal kamu ga pernah ngasih harapan sama sekali dan sedikitpun ke gw, ga sedikitpun.

Bodoh ga sih gw ??

Gw ga tau kekuatan macam apa yg bisa bikin gw bertahan sampai sejauh ini untuk terus berharap pada sesuatu yang ga pasti, serba ga pasti, karena semua hal tentang kamu lebih erat kaitannya dengan masa depan gw nanti, yg masih menjadi tanda tanya sampai sekarang.

I have no idea, at all.

Gw memilih untuk diam dalam sudut pandang ini, mengamati semuanya sambil terus berusaha dan berdoa. Gw ga berani gimana-gimana, usaha gw ya baru bisa segini aja, yaitu dengan terus berharap dan berdoa aja sama Alloh, ga lebih dari itu.

Dari dulu gw selalu kayak gini-gini aja, gw masih orang yg sama, cewek dudul yang pengen ngerasain yang namanya gayung bersambut untuk pertama dan terakhir kalinya bersama orang yang diharapkannya, gw tetep kayak gitu sampe sekarang dan akan tetap kayak gitu.

Sejauh ini, klo ada orang yg suka sama gw, pasti gw ga ada rasa sama orang itu, dan klo gw suka sama orang, pasti orang itu ga ada rasa sama gw. How pathetic I’am, =(

So, here I am now.
Menunggu kamu dengan penuh kesabaran dan keyakinan penuh bahwa semuanya akan indah pada waktunya.
Gw yakin, klo emang kita jodoh, kita pasti bakalan sama-sama suatu saat nanti.

Ya Alloh jika orang itu bukan jodohku,
jauhkanlah kami tanpa ada rasa sakit hati
dan jika orang itu jodohku,
dekatkanlah dan pertemukanlah kami
dengan penuh kebarokahan darimu,
amiin*

Monday, June 28, 2010

My Wish

Semoga saat KKN besok ,,
  • badan fit dan bisa sehat terus
  • program kerja bisa terlaksana dengan baik
  • semua target dapat tercapai
  • bisa rukun dan kompak sama teman-teman sekelompok di unit 84
  • bisa membaur dengan masyarakat Padukuhan Bendo, Desa Sumberejo, Kecamatan Semin, Kabupaten Gunung Kidul. Daerah Istimewa Yogyakarta
  • cinlok sama anak Pak Dukuh
  • bisa dapet nilai A
  • bisa cepat berlalu
Amiiiiiin, =)

Wednesday, March 31, 2010

kesombongan di masa muda yang indah

Kuping Endah panas. Lama-lama semakin panas. Diikuti dengan hati yang tersayat karena emosi yang membuncah. Sedikit demi sedikit emosi itu tertumpuk, hingga menggunung dan sekarang saatnya lah untuk meletus. Meledak, melemparkan semua isi yang ada di dalamnya begitu saja ke udara.

Endah tau maksud mereka baik, cuma pengen Endah dapet yang terbaik. Tapi klo ga usah sampe selebai itu bisa ga sih? Orang tua Endah aja udah mempercayakan hidup Endah di tangan Endah sendiri. Karena mereka udah ngasih Endah bekal yang cukup, sangat cukup, bahkan lebih dari cukup untuk Endah melangkah menyongsong masa depan Endah sendiri. Dan kepercayaan dan bekal dari mereka itu, sedang dan akan selalu Endah pegang teguh, sak pol kemampuan Endah. Amanat dari mereka, orang tua yang udah ngerawat dan ngedidik Endah dari kecil, Insya Alloh akan selalu Endah jaga.

Jadi ga perlu deh, menghakimi Endah seenak udel kalian gitu, tanpa mikirin gimana perasaan Endah. Nyakitin tau ga?! Nasehat dari mereka Endah dengerin kok, dan bakalan Endah laksanain, selama itu ga bertabrakan sama prinsip dan keyinan yang udah Endah punya selama ini.

So please..
Don't treat me like a child, who doesn't know what is wrong and what is true 
Don't always assume that I am wrong and you was right
Please..

T.T

Endah juga pengen yang terbaik buat hidup Endah. Tapi tolong banget, biarin Endah ngejalanin itu semua dengan cara Endah sendiri. Jangan selalu ngeremehin Endah gitu aja. 
"Asal kalian tau aja, Endah ga pantes buat kalian remehin !! Dan Insya Alloh, Endah akan tunjukin itu semua ke kalian. Klo Endah bisa jadi orang sukses, Amiiiin*."

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
I used to think I had the answers to everything
But now I know
That life doesn't always go my way yeah
Feels like I'm caught in the middle
That's when I realize

I'm not a girl, not yet a woman
All I need is time, a moment that is mine
While I'm in between
I'm not a girl

There is no need to protect me
It's time that I
Learn to face up to this on my own
I've seen so much more than you know now
So don't tell me to shut my eyes

I'm not a girl, not yet a woman
All I need is time, a moment that is mine
While I'm in between
I'm not a girl

But if you look at me closely
You will see it in my eyes
This girl will always find her way
I'm not a girl, don't tell me what to believe
I'm just trying to find the woman in me, yeah
Oh, all I need is time
That's mine
While I'm in between
I'm not a girl, not yet a woman, not now
All I need is time, a moment that is mine
While I'm in between
I'm not a girl, Not yet a woman

-BS-
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------
PS : Endah sayang banget sama kalian, =*

Monday, March 29, 2010

senandung rindu

Setiap di rumah, senandung ini terasa biasa. Tapi klo udah sampe Jogja, udah ga biasa lagi. Bisa dibilang menyiksa malah. Setiap ingat senandung ini, bawaannya pengen ngepack barang, terus naik kereta menuju rumah tercinta. Hanya untuk mendengarkan senandung ini secara langsung. Langsung dari mulut mungil mereka. Berhiaskan celotehan lugu mereka.



dan inilah senandung rinduku

Lompat-lompat gembira bersama-sama
Lompat-lompat gembira ikut irama
Lompat ke sana, lompat ke sini
Main lompat-lompatan
Lompat ke depan, lompat ke belakang
Awas jatuh ke belakang

Gonsemari ga han jibbe iso
Oppa Geum, Omma Geum, Aegi Geum
Oppa geum eun tung tung hae
Omma geum eun nal shin eh
Aegi geum eun nomu kiyowuo
Ussu ussu chal-handa

Matahari bersinar terang
Binatang kecil naik pohon yang tinggi
Lalu turun hujan binatang turun lagi
Ciuuuuur..ciuuuuur..



Mengapa oh mengapa. Sangat ingin menyanyikan senandung ini, di mana saja berada. Tapi ga bisa, karena takut dianggap gila, dan ga inget umur sama orang lain yang denger, hehe. Nanti malah disangkanya gw tuh seorang anak kecil yang tertanam di tubuh orang kecil, hehe. Aduh, rasanya semua ini benar-benar telah membuat saya gila !!


Intinya sih, I'm feeling so blue, miss them so much.
I miss Babe (Lelaki tersayang dalam hidup gw)
I miss Ibu (Wanita termulia dalam hidup gw)
I miss Kiting, I miss Puput, I miss Godel, I miss Qisha
MISS ALL OF YOU DEADLY !!

Monday, March 22, 2010

Happy Ending Please...



Gambar di atas adalah poster drama korea yang baru aja selesai gw tonton, judulnya IRIS, yang ga happy ending. Betapa menyebalkannya jenis-jenis film seperti ini, bikin geregetan aja, sepanjang kisah kan udah susah dan sedih-sedih terus, masak akhirnya ga dikasih happy ending pula. Udah dibela-belain ditonton di tengah hecticnya tugas kuliah dan ngaji yang numpuk, ternyata akhirnya ga bahagia. Ugh, rasanya pengen gw dorong aja tuh sutradara dari kursinya biar jatuh terjengkang ke belakang, biar rasa !!

Sekarang gw mulai demam drama korea lagi nih. Klo dulu biasanya heboh sama temen-temen SMP dan SMA, nongkrongin Indosiar setiap jam 4 sore buat nonton drama korea yang diputer setiap hari, dan keesokan harinya mendiskusikan (atau ngegosip ?? hehe) tentang kelanjutan kisah-kisahnya. Rasanya pengen kembali ke masa-masa itu, masa dimana setiap hari gw akan dengan rajinnya ngeberesin rumah sebelum jam 4, mulai dari nyapu, ngepel sampe mandi lebih awal (biasanya baru masuk kamar mandi klo bokap udah pulang kantor, hihi) hanya untuk nonton drama korea pujaan hati itu dengan tenang (tanpa gangguan nyokap yang ngoprak-ngoprak nyuruh gw mandi), hehe.

Sekarang yang kayak gitu cuma bisa dikenang doang. Karena sekarang ga gitu lagi cara gw buat nonton drama. Sekarang gw liat langsung DVD-nya, cihui. Klo nyokap gw tau kelakuan gw sekarang bisa nyap-nyap dia, bisa tiba-tiba dimatiin nih laptop tanpa di shutdown dulu. Secara waktu di rumah pas liburan semester kemaren aja gitu, gw ke-gap nonton Full House sampe jam 3 pagi, padahal gw udah nonton juga, cuma nderes aja, hihi. Waktu itu nyokap bangun dari tidurnya, berjalan ke arah kulkas, minum terus nyadar klo anaknya ada yang belom tidur dan lagi nonton DVD, langsung aja tanpa babibu lagi langsung dicabut tuh kabel TV dan DVD Playernya dimatiin gitu aja.

Nyokap : "TIDUR !!!", sambil melototin gw
Gw : "...", cuma bisa manyun dan langsung menghempaskan badan ke kasur
"Ibu nyebelin deh", membenamkan kepala di bawah selimut.
Nyokap : "Kamu yg nyebelin, kayak ga ada besok aja, kayak belom pernah nonton aja"
Gw : "Kan tanggung Ibu, dikit lagi selesai itu", membela diri
Nyokap : "Tidur !!", tetap tidak gentar
Gw : "Iya, iya..", menyerah pada akhirnya

Dalam hati gw bertekad, besok di kos gw balas dendam nonton drama korea sepuasnya, sampe jam berapa aja tanpa ada yang protes.
"Buahahahahahaha", ketawa setan.

Tapi klo gini jadinya, ceritanya ga happy ending, gw jadi nyesel juga, bela-belain nonton nonstop sampe pagi, padahal lagi ga enak badan. Soalnya gw bakalan kepikiran sama drama itu sampe berhari-hari, dasar lebai !!

Ibu, maafkanlah anakmu ini, muah muah =*

Tuesday, December 22, 2009

e.m.p.t.y

Gw : “Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa” (kaget dan teriak dengan kekuatan sekonyong-konyong koder, hahhay)

miss y : (kaget, ada wak aung lepas kontrol kayak barusan itu, hehe) “Maaf ya mbak, abisan tadi mbak keliatan kosong banget, gg ada semangat hidup, jalan gg ngeliat ke depan, lemes banget, bla.bla.bla…” (merasa bersalah)

Gw : ”Aduh, gpp kok miss y, tadi aku emang lagi bengong banget, gg fokus, aku yg minta maaf, udah lebai gitu teriaknya, maaf ya..”

miss y : =)

Gw : =) (tapi abis itu seperginya miss y langsung manyun gg jelas)


Aduh pemirsa, emang hari itu gw terlihat segitu “kosong”-nya ya ?? So sorry deh, buat semua orang yang jadi kena imbas ke”kosong”an gw di hari dimana gw emang ngerasa klo hidup gw beneran SUCKS abis. That’s it. Mangap, beribu mangap yah, hehe. I'm guilty nih.


Hari itu gw gak lagi dapet (menstruasi, red), tapi sensi-nya sudah tak tertolong lagi, sangat ngalahin cewek-cewek yang lagi pada dapet di hari itu. Mungkin hal ini imbas dari kekecewaan gw keadaan yang ada saat itu. Masalah yang gw punya, numpuk-numpuk jadi satu, lama-lama jadi gunung, dan di hari itu sepertinya meletuslah itu gunung. Ditambah lagi badan sedang sangat tidak fit. Semua orang berubah jadi sangat menyebalkan di mata gw, tanpa terkecuali. Dan gw benci banget, kok gw bisa ngerasa kayak gitu.


Sampe detik ini gw masih penasaran, biasanya kan klo orang lagi kosong gitu pasti langsung kesurupan. Kok gw enggak yah ? Aduh, gw asli bukan pengen nantangin atau gimana-gimana, cuma ngerasa beruntung aja, gak ada makhluk lain yang mengambil alih komando dalam tubuh begeng nan seksong ini, ketika kondisinya lagi bener-bener vacum of power, hayahhh, kayak ngomongin negara aja dah, hihi. Itu artinya, Alloh masih sayang banget sama gw, buktinya gw slalu dijagain kemana-mana, kapanpun dan dalam keadaan gimanapun juga. Alhamdulillah Ya Alloh, =)


Di sini, gw cuma pengen minta maaf sama semuanya aja, yang secara langsung maupun tidak langsung terkena dampak negatif dari meletusnya gunung emosi gw saat itu. Sepertinya kesabaran gw emang bener-bener lagi diuji.


Ya Alloh, berikanlah aku kekuatan untuk mengatasi semua ini, amin*