Monday, January 9, 2012

4 Hari Untuk Selamanya (Part 1)

Setelah semester 7 kami lalui sebagai mahasiswa angkatan 2007 jurusan Manajemen UNY, akhirnya kami melakukan perjalanan impian kami. Dipertemukan disebuah kelas yang sama, yaitu kelas A (Regular) pada bulan September 2007, kami pun mulai mengukir kenangan bersama. Ospek, Makrab, Hima, KKN, kegiatan perkuliahan, buka bersama, dan lain-lain. Tak terasa 2.5 tahun pun berlalu, 5 semester bersama berlalu begitu saja. Sampai akhirnya kami terpecah oleh 2 bidang konsentrasi yang berbeda pada jurusan kami, yaitu finance class dan marketing class. Kebersamaan kami sebagai satu kelas yang sama pun tak lagi kami rasakan sekuat dulu. Karena kebersamaan kami mulai berkurang selama 2 semester ke depan, yaitu pada semester 6 dan semester 7.
Namun dalam hati kami, tetap ada satu kesamaan rasa yang kami rasakan setelah UAS semester 7 berakhir, kami haus akan kebersamaan, kami masih ingin bersama, bersama lebih lama lagi, untuk mengukir kenangan indah kebersamaan kami. Diawali dengan pembicaraan ringan kami di lobby kampus selepas ujian, berbagai ide terlontar, sampai akhirnya kami pun menemukan satu mufakat, kami memutuskan untuk melakukan perjalanan ke Pangandaran dan Green Canyon di Ciamis – Jawa Barat. Dan begitulah, our journey to the west has begun :D

>>28 Januari 2011

Selepas magrib, kami berkumpul di depan Student Center UNY. Ada dua orang teman sekelas kami yang ga bisa ikutan, tapi dengan so sweet-nya mereka melepas kepergian kami, yaitu Desi yang berwajah sendu dan Evid yang baik hati yang memberikan kami kenang-kenangan berupa stiker perjalanan kami yang bertajuk "MAEN BARENG MANAJEMEN REGULER '07", thank you guys :D Perjalanan kami pasti akan lebih seru klo kalian bisa ikutan, huhu :(



Seusai berdoa, narsis pun menerpa..
Squad mobil 1
Setelah berdoa bersama agar perjalanan kami diberi kelancaran dan keselamatan, selepas Isya dengan bermodal 3 unit mobil Avanza, kami pun memulai perjalanan kami.. Chebaaaaal~ ^^


To be continue..

Sunday, January 8, 2012

Iseng-iseng Bareng Butet (Part II)

Hari itu gw baru bangun tidur. Waktu mau ke kamar mandi, ngelewatin kamar butet dong. Eh ternyata dia lagi beres-beres kamar, gue langsung sujud syukur di depan kamar dia. Seraya memanjatkan doa kepada yang Maha Kuasa “Subhanalloh, akhirnya hatinya butet tergerak juga untuk beberes kamar. Ya Alloh, lalu kapan hati ini akan tergerak Ya Alloh, kapaaan?”. (Ini posisi kamar gue penuh barang yang berceceran, sampe lantainya ga keliatan, semua ketutupan barang. Bahkan klo gue mau nyari sebuah barang, butuh waktu yang lama untuk menemukannya. Maka gue berharap gue bisa mendapatkan wahyu yang sama seperti wahyu yang didapatkan butet di pagi itu). Haha, ga ding. Gue langsung ngerecokin seperti biasanya, dan akhirnya gw ngeliat ada sesuatu yang berbeda di jendela butet. Ada balon warna-warni.
Waktu gue kecil, gue suka bikin dekor surprise party buat sodara-sodara gue. Dengan berbekal kertas krep, dan balon warna-warni gue pun berkreasi, imajinasi “liar” di otak gue pun berkelana, yang akhirnya dilaksanakan oleh kedua tangan mungil gue. Apa yang dipikir, maka jadilah. Dan hari itu kejadian lagi, apa yang ada di pikiran gue, maka jadilah. Dengan bermodal balon warna-warni yang dimiliki butet, maka jadilah.

Ini balon di jendela butet

Maka jadilah. Kamar gue dan kamar butet sekarang berhiaskan balon warna-warni dan kertas krep merah-putih. Sungguh semarak dirgahayu kemerdekaan Republik Indonesia oleh 2 WNI galau yang datang terlalu cepat, mengingat ini masih bulan Januari.

Ini balon di langit-langit kamar gue

Sungguh, sungguh sesuatu~..


Iseng-iseng Bareng Butet (Part I)

Pada suatu sore, butet maen ke kamar dengan wajah-senyum-najongnya yang mengindikasikan dia ada maunya, mau berbuat yang aneh-aneh maksudnya, haha. Entah apa yang terjadi (kayaknya gue dihipnotis sama butet) hingga pada akhirnya gue udah megang peralatan make up dan sedang mengoleskan pelembap ke muka gue. Iya bener, butet ngajak maen dandan-dandanan. Sounds childish huh? Yeah, I guessed like that too, but however I’m in it. Fiuh..
Dengan alibi latihan make up sendiri buat wisuda nanti (yang belom jelas kapan perhelatan akbar itu bisa segera digelar), yang penting usaha dulu ya boo~, dan karena kebetulan kami anak kos, jadi untuk menekan pengeluaran untuk wisuda stuff dengan segala tetek-bengeknya itu kami mencoba untuk make up sendiri aja, daripada harus ke salon. Ke salon, artinya RIBET. Kenapa? Karena bakalan ngantri banget, secara cewek-cewek satu universitas yang mau wisuda juga akan berpikir untuk pergi ke salon yang sama. Dan satu lagi, kata butet mahal, sayang duitnya, mending buat nraktir anak-anak kos katanya, hehe. Jadilah kami bereksperimen dengan blush on, eye shadows, lipstick, dan eye liner berbagai warna, serta make up stuff lainnya.



Seperti yang bisa dilihat di atas, untuk riasan mata gue pake warna hijau tosca. Ini beneran eksperimen, ga pake contoh. Makanya jadinya agak absurd gini, jadi harap maklum ya. Secara biasanya gue cuma pake eye liner doang klo mau kemana-mana, so simple. Dan akhir-akhir ini gue juga lagi suka warna hijau tosca, ga tau kenapa. Mungkin bosen kali ya sama warna ungu, hehe. Untuk fix-nya nanti, klo warna make up kan gampang ya, tinggal ngikutin warna kebaya aja, jadi fleksibel.


Dan karena kami berdua bukanlah perempuan berkalung sorban, makanya kami butuh untuk tampil beda dengan kreasi jilbab yang unik dan menarik pastinya pada hari wisuda kami nanti. Ga lucu kan, wisudaan cuma pake kerudung segi empat kotak biasa terus hiasannya sorban putih merah dikalungin nutupin dada, terus datang ke tempat wisuda naik kuda ala-ala Revalina S.Temat gitu. Oh puhleeeeesss....



            Dari hasil eksperimen, didapatkan kesimpulan bahwa, kami harus berani make foundation (baca: alas bedak), dan berani main warna kosmetik, yang ternyata lebih susah dari berusaha mengedipkan mata dengan normal ketika ada anak-anak AAU lewat di depan mata, subhanalloh. Intinya kami harus lebih banyak belajar untuk mencapai kesempurnaan. Ayo butet, semangat !! ^^

Friday, October 28, 2011

Gomawo~

Just want to say thank you for all of you guys for ur great surprise, wishes and gift for my 23rd :*


Kalian lah yang selalu ada buat gue, baik di saat senang maupun sedih. Selalu bisa diandalkan di setiap keadaan. Ngertiin gue luar dalem, kayak mesin X-ray. Ga cuma bisa diajak seneng-seneng doang tapi bisa diajak susah juga. Begitu fleksibel. 



Ur wish for me, not the first but the last at that day, and so tender, love it ! 
Last minute of the day.. I wanna say a little pray for you my dearest. May Alloh bless you with happiness, health and wealth. May Alloh give you aman, selamat,lancar and barokah with your final assignment. May Alloh give you,a prince charming who will comes in the right time at the right place and lead you to jannah ;) Amiin :*”
Amiin amiin amiin, ajkk my beloved onnie. Melting gue langsung bacanya. Bleh, bleh, bleh, bakat ngegombal lo emang paling dewa deh, semakin hari, semakin terasah aja. Thanks to ur hubby for that, kekeke :))



Tapi tapi tapi, ulah terkini lo terhadap pintu kamar gue masih menorehkan luka~ luka~ luka~ di hati ini. How dare you ! Mengungkit semua yang udah dengan susah payah gue lupain tapi tetep ga bisa-bisa juga, yaitu perasaan gue buat Kang Mas Rio Dewanto. Dengan adanya foto sahabat gue (Atiqah Hasiholan, red) di pintu kamar, yang notabene bakalan gue liat terus setiap gue mau masuk ke kamar, gue semakin teringat sama sejarah terciptanya lagu “Dillema”, yakni single pertama Cherrybelle itu. Aigoo.. Aigoo.. :___(


Ucapan pertama yang terima, yang ngingetin gue klo hari itu gue ulang tahun. Saking stress-nya semaleman ngerjain revisian sampe lupa klo hari itu adalah “sesuatu”, hoho. Thanks for that ^^



Dan dan dan, nomu nomu nomu gomawo yo buat jam dindingnya yang lucu banget nget nget, cocok sama warna dinding kamar gue. Emang paling ngerti deh klo udah dua tahun belakangan ini ga ada jam dinding di kamar gue :D


Entah kapan dan gimana lo ngerencanain dan ngebuat surprise ini, sampe gue bener-bener tercengang, terkejut dan ternganga-nganga ngeliatnya. So simple, but so cool !! Beneran ga nyangka bakalan ngedapetin pengalaman semacam ini di umur gue yang, ehm, udah ah ga usah dibahas lagi :p
Ekspresi gue begitu buka pintu, kirain ada surat-surat penyitaan asset yang datang dari pengadilan atau surat tagihan utang ini, utang itu yang bertebaran dan malang melintang di antara pintu dan jendela kamar gue (efek kebanyakan nonton Korean dramas). Tapi ternyata..



Dan untuk mengabadikan dan mengingatkan diri gue pribadi, maka hari berikutnya gue pindahin ke dinding kamar gue. Cancaaaa~



        Buat lo yang jauh di sana, kita emang terpisah daratan dan lautan, miles~ miles~ away, tapi gue ngerasa, klo misalnya lo masih di sini, lo pasti bakalan jadi otak di balik adegan basah ba’da magrib di Al Fath di hari itu bergabung dengan Tata dan Nurul, ck.ck.ck. Sore itu ceritanya gue abis mandi, lagi jemur handuk, eh tiba-tiba terjadilah penyiraman itu. lo tau gue disiram pake apa selain air ? kecap pedas dan bubuk kopi ! kreatif banget kan anak Al Fath itu. Daebak ! Alhasil jadilah gue mandi dua kali malam itu, ditambah harus keramas malem-malem, berasa abis ngapain gitu ya, kekeke :))
        Ajkk buat doanya yang singkat, padat, jelas, tapi dalem dan tepat sasaran. You know me so well lah kekasihku :* Semoga Alloh memberikan kemudahan dan kelancaran buat kehamilan dan persalinan lo nanti ya sayang :*


Semoga, setelah nanti kita udah ga bisa sering-sering ketemu lagi, kita bisa tetep "deket", dan kita bisa menggunakan account Skype kita dengan sebagaimana mestinya. hehe..
amiin :)

My 23rd OctobeMature Day

25 Oktober 2011 kemaren gue genap berumur 22 tahun 11 bulan 31 hari + 1 hari a.k.a 23 tahun. Ga terasa banget udah sampe ke umur twenty-somethin’ gini, yang klo menurut perkiraan gue sebelum-sebelumnya, di umur segini gue bakalan udah punya anak. Secara perkiraan gue nikah di umur 21 tahun, kekeke ;))
Tapi, tapi, tapi realitanya adalah gue belom lulus, belom nikah, apalagi punya anak (bitter, uh ?). Tanggal 25 itu jatuh pada hari Selasa, dimana gue akan ada di gedung FE lantai 2 ngejogrok di pojokan lorong kantor jurusan buat ketemu dosbing gue, iya betul, bimbingan skripsi. So, there’s no a lot of effort about my birthday at all. Karena pikiran dan perasaan gue terfokus buat bimbingan. Yang ada di pikiran gue adalah : aduh, kira-kira proposal gue udah oke atau belum ya buat di-acc seminar, secara bakal jadi sesuatu banget kan klo bisa acc di hari ulang tahun gue. Setidaknya ulang tahun gue yang kesekian kalinya ini ga bakalan kayak tanggal 25 Oktober yang biasa kayak tahun-tahun sebelumnya.
Ah sudah, lupakan saja masalah skripsi itu. Yang ada nanti gaskripsi (sejenis gastritis yang bisa kambuh seketika begitu kepala diajak mikirin skripsi, red) gue kambuh lagi, masuk rumah sakit lagi, diopname di JIH Camelia 2104b lagi, ditangani Dr.Woro Rukmini, Sp.Pd lagi, seperti tahun-tahun sebelumnya, once a year, bosen lah gue.
Special thanks to my beloved family, Yusman’s Family yang senantiasa diberi kebarokahan dari Alloh. Alhamdulillah, amiin 
  • Ma Dear a.k.a Babeh yang selalu memenuhi kebutuhan financial gue dari orok sampe detik ini. Semoga Alloh menggantinya dengan rezeki yang lebih banyak dan barokah, amiin  Jaga kesehatan, jangan sampe kecapekan, nanti drop lagi, love you Dad :*
  • Ma Life a.k.a Buku yang hidupnya penuh dengan kesabaran yang tak terhingga, yang selalu nanganin anaknya yang jarang sehat ini dari gue masih sekecil “bayi tikus” (saking kecilnya gue waktu lahir, ini istilah yang dipopulerkan oleh Ibu gue sendiri) sampe segede (apanya yang gede ?) ini. Semoga Buku diberi kesehatan dan kebahagian sama Alloh, amiin 
  • Ma Soul a.k.a Kiting yang selalu jadi the best sister ever in my life, selalu bisa diandelin, selalu bisa jadi “kakak” yang baik buat gue, padahal sebenernya gue lah Mbaknya, hehe. Semoga Alloh memberikan rezeki yang banyak, halal dan barokah buat lo, juga jodoh yang barokah sesuai dengan harapan lo dan pantes buat dapetin lo, amiin  Jangan keasikan kerja, sampe lupa ngelajutin kuliah lo ya saying :*
  • Ma Princess a.k.a Goput yang selalu bikin gue takjub dengan situasi dan kondisi menjadi dewasa karena tuntutan keadaan, yang sabar ya jadi anak tengah. Semoga lo bisa masuk Arsitektur ITB, bisa bangun masjid yang keren sesuai impian lo, amiin 
  • Godel dan Gosha yang selalu bikin heboh, ga di rumah, ga di telfon, pokoknya bikin ribut, bikin rame, bikin meriah suasana, bikin hidup kami sekeluarga jadi lebih berwarna. Tumbuhlah jadi anak yang bisa berbakti dan tho’at sama orang tua dan jadi wanita yang sholehah, amiin 
Mom, Dad and sisters, it’s me. I’m very sorry that I can’t call you so often. I’m going to work even harder to success. I wan’t to make you 6 happy. So, wait a bit until then. I’ll work hard and please stay healthy. I’ll be a good daughter when I get to Bekasi. I hope the things work out well for all of us, as I’m trying so hard. Figting ! ^^”
Semoga ke depannya keluarga kecil ini diberi rezeki yang banyak, halal dan barokah, diberi kasih saying, kerukunan, kekompakan dan kebahagian, diberi kemudahan, kelancaran dan kebarokahan untuk segala perkara akherot dan dunianya oleh Alloh, amiin 
I’ll always love all of you forever in my life.

All of yours


Nur Endah Lestari